Beranda
Berita
Sepuluh Trik Hindari Bau Mulut Saat Berpuasa

Sepuluh Trik Hindari Bau Mulut Saat Berpuasa

Jakarta, CNN Indonesia -- Ada beragam trik untuk menjaga napas mulut tetap segar seperti mengunyah permen karet, makan permen min atau mengunyah herbal. 

Namun, semua trik itu tentu tidak dapat dilakukan pada saat kita berpuasa. 

Berhubung durasi waktu berpuasa cukup panjang, sulit untuk menghindari kemungkinan napas mulai tidak segar saat menjalani ibadah yang satu ini. 

Dilansir oleh 19twentythree, ternyata ada banyak trik untuk membuat napas tetap segar saat orang menjalankan puasa. 

1. Makan makanan sehat seperti buah dan sayur saat sahur

Menyantap sayur dan buah adalah pembersih gigi alami yang bekerja membersihkan plak dan sisa makanan. Selain itu, sayur dan buah memiliki properti antioksidan yang dibutuhkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. 

2. Mengonsumsi karbohidrat

Makanan yang mengandung karbohidrat memang direkomendasikan, tetapi jenisnya harus yang mengandung karbohidrat lengkap dan bagus. Jika kurang karbohidrat, tubuh akan mengeluarkan ketones yang baunya tidak sedap dan ini akan membuat napas berbau amis. Makanlah pisang saat sahur untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik dan menjaga tubuh menghasilkan ketones. Selain itu, makan pisang juga tidak akan mengganggu usaha orang untuk menurunkan berat badan.

3. Sikat gigi dengan soda kue

Campur seperempat gelas soda kue dengan dua sendok makan perasan lemon dan dua sendok teh garam. Campuran ini akan membantu mengurangi kadar asam dalam mulut dan mengurangi bakteri dalam mulut.

4. Kumur-kumur dengan air cengkeh

Tambahkan empat cengkeh dalam dua gelas air panas dan biarkan selama setengah jam agar sari cengkeh berbaur dalam air. Gunakan air ini sebagai air kumur-kumur dua kali sehari selama 60 detik pada saat sedang berpuasa. Ini akan membunuh bakteri yang ada dalam mulut. 

5. Hindari bawang putih atau bombai saat sahur

Serajin apapun gigi disikat di pagi harinya, bau bawang putih akan tetap ada dalam aliran darah dan itu juga masuk ke paru-paru. Karena berpuasa, trik biasa untuk menghilangkan bau bawang putih ini tidak bisa dilakukan, sebaiknya hindari menyantap bawang putih pada saat saut. Jika memang terpaksa, langsunglah menguyah lemon dan garam sebelum tidur. 

6. Hindari kopi dan keju. 

Kedua jenis makanan dan minuman ini cenderung menyebabkan napas tidak enak. Jadi, hindari konsumsi ini saat sahur. Jika memang ingin, makan di awal. Jangan pada saat sahur.

7. Minum air banyak pada saat sahur

Kurang air dalam tubuh merupakan alasan utama dari napas tidak sedap. Jadi, pastikan asupan air yang cukup untuk tubuh setelah berbuka puasa. Setelah itu, minumlah air setiap setengah jam sekali mulai dari jam 7 malam hingga jam 3 pagi. Atau setidaknya tubuh mengonsumsi tiga liter air. 

8. Gunakan obat kumur atau siwak saat berpuasa

Gunakan obat kumur atau siwak pada saat berpuasa. Pastikan saja, air kumur di dalam mulut hanya untuk menjaga napas tetap segar dan air kumur-kumur segera dibuang. Hal yang sama seperti menggunakan air cengkeh sebagai obat kumur. 

9. Sikat gigi

Dengan menyikat gigi dan juga menggunakan floss tidak hanya di akhir sahur tetapi juga setelah berbuka puasa, sedikitnya dua kali sehari, ini akan membantu menghilangkan napas tidak sedap. Saat membersihkan bersihkan juga lidah dengan sikat gigi. 

10. Mungkin hidung bermasalah

Kemungkinan lain penyebab napas tidak sedap datang dari kotoran di hidung. Bisa juga dikarena sedang flu. Jika hal ini terjadi, konsultasi ke dokter lebih lanjut untuk mencari penyembuhannya. (SYS)

Sumber : "http://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20170605072128-255-219412/sepuluh-trik-hindari-bau-mulut-saat-berpuasa/"

Website Terkait

E-Journal Akademi Kebidanan Sari Mutiara

Jurnal Maternal dan Neonatal berisikan artikel terkait  kajian keilmuan kebidanan (midwifery) dan Pelayanan kebidanan (midwifery)

Sistem Informasi Akademik (SIAKAD)

Sistem Informasi Akademik adalah untuk mengelola seluruh transaksi-transaksi akademik mulai dari Penerimaan Mahasiswa Baru Sampai dengan Alumni.

LPPM (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat)

Website LPPM sebagai sarana untuk publikasi Jurnal-Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademik Kebidanan Sari Mutiara.

Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru

Sistem Informasi Penerimaan Mahasiswa Baru Menjadi Sarana Bagi Calon Mahasiswa yang dilakukan secara online.

Testimonial

Statistik Pengunjung

Pengunjung Hari Ini:3
Pengunjung Kemarin:14
Pengunjung Bulan Ini:106
Total Pengunjung:16434
Pengunjung Online:1
Total Hits:58507