Monevin akademi kebidanan merujuk kepada Pedoman Monitoring dan Evaluasi Sistem Penjaminan Mutu Internal Akademi Kebidanan sari Mutiara dengan SK Direktur No. 282/A/AKBID-SM/VI/2015. Hasil monevin akan disusun dalam bentuk laporan dan diseminasikan oleh direktur bersama ketua Unit Penjamin Mutu di depan para pemangku kepentingan akademi kebidanan. Tujuan diseminasi tersebut antara lain; (1) agar semua pemangku kepentingan memahami gambaran situasi di akademi kebidanan; (2) mendapatkan masukan dan saran terkait hasil monevin; (3) menetapkan rencana tindak lanjut berupa upaya perbaikan, peningkatan standar guna peningkatan mutu kedepan. Monitoring dan evaluasi dilakukan setiap akhir semester dan akhir tahun akademik. Sistem Monitoring Evaluasi (monevin) dilaksanakan dengan melibatkan auditor internal yang dipilih dan ditetapkan oleh Unit Penjamin Mutu.

Bidang- bidang yang dilakukan monevin sesuai dengan bidang tridharma perguruan tinggi yaitu bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Monevin bidang pengajaran terkait dengan (1) proses pembelajaran (ketersediaan silabus, mutu soal ujian sesuai standar nasional), (2) kehadiran dosen dikelas, (3) ketersediaan sumber dan media pembelajaran, (4) kepuasan mahasiswa terhadap pelayanan akademik, kompetensi dosen dalam proses pembelajaran, sarana prasarana pembelajaran, ketercapaian kompetensi mata ajar, umpan balik mahasiswa dan umpan balik dosen.

Standar yang telah ditetapkan di Akademi Kebidanan Sari Mutiara terkait dengan monevin proses pembelajaran silabus (RPS) harus sudah tersedia seminggu sebelum jadwal perkuliahan dimulai, soal ujian 20 soal per SKS untuk UTS dan 40 soal per SKS untuk UAS dengan format soal Ukom Bidan dan soal tersebut harus sesuai format CBT (computer based test), kehadiran dosen minimal 98%, kehadiran mahasiswa 98%.

Sarana dan prasaran pembelajaran diruang kelas (LCD, AC, kursi, whiteboard, peralatan laboratorium, dll) sudah siap digunakan seminggu sebelum jadwal perkuliahan. Hasil umpan balik mahasiswa tentang kepuasan layanan akademik 75% sangat puas dan sisanya puas, demikian juga kepuasan dosen dimana 75% dosen merasa puas dan 25% puas terhadap pengelolaan akademik.